Nazjwa Risky Pasha, mahasiswa semester 3 Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, kembali menorehkan prestasi gemilang. Ia berhasil meraih Juara 1 dalam lomba essay yang menjadi bagian dari AKSIOMA (Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Mahasiswa), kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa FTK UIN STS Jambi. AKSIOMA adalah wadah silaturahmi sekaligus ajang unjuk kemampuan bagi mahasiswa FTK. Kegiatan ini bertujuan menggali potensi, bakat, dan minat mahasiswa dalam bidang seni dan olahraga, serta membentuk generasi yang kreatif, sehat, dan kompetitif. Tahun ini, lomba essay diikuti oleh 13 peserta dari berbagai program studi di bawah naungan FTK.
Nazjwa berhasil memukau juri dengan karyanya yang berjudul Integrasi Pelestarian Alam dan Ekonomi Manusia melalui Ekoturisme. Dalam esainya, Nazjwa menyoroti pentingnya ekoturisme sebagai solusi untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Ia menguraikan bahwa ekoturisme tidak hanya berkontribusi terhadap konservasi lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat lokal melalui pemberdayaan, edukasi, dan dukungan terhadap penelitian ekosistem.
Nazjwa juga memberikan beberapa rekomendasi penting untuk pengembangan ekoturisme di Indonesia:
- Penguatan Kebijakan Pemerintah – Dengan regulasi yang mendukung ekoturisme berkelanjutan.
- Pelibatan Masyarakat Lokal – Untuk memastikan manfaat ekonomi langsung bagi mereka.
- Pengembangan Infrastruktur Ramah Lingkungan – Agar dapat mendukung pariwisata yang berkelanjutan.
- Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia – Melalui edukasi dan pelatihan terkait ekoturisme.
- Promosi dan Pemasaran Berkelanjutan – Untuk memperluas jangkauan wisatawan.
Dalam wawancara, Nazjwa berbagi pesan dan kesannya selama mengikuti lomba.
Pesan Nazjwa:
“Lomba essay ini menjadi ajang bagi saya untuk mengasah kemampuan menulis dan berpikir kritis. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan, mulai dari menyusun argumentasi yang kuat hingga menjaga konsistensi gaya penulisan. Terima kasih kepada panitia dan semua pihak yang terlibat. Semoga ajang ini dapat menginspirasi banyak orang untuk terus menulis.”
Kesan Nazjwa:
“Pengalaman ini sangat berharga. Saya merasa tertantang untuk menggali lebih dalam tentang subtema yang diangkat. Lomba ini memberikan kesempatan besar untuk mengembangkan kemampuan menulis dan berpikir kritis. Saya sangat mengapresiasi proses penilaian yang adil dari para juri dan semangat para peserta.”
Keberhasilan Nazjwa menutup tahun 2024 dengan catatan manis dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang. Selamat untuk Nazjwa atas pencapaiannya.
(Dys)