Jambi, 10 September 2026 – Dosen Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menunjukkan kiprah akademiknya melalui keterlibatan dalam kegiatan Workshop Penguatan Kerja Sama dan Kolaborasi Berkelanjutan pada Laboratorium Jurusan Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi Tahun 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, bertempat di Ruang Aula Lantai 3 Laboratorium Dasar FKIP Universitas Jambi, tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat kerja sama dan membangun kolaborasi berkelanjutan antara Universitas Jambi dan UIN STS Jambi, khususnya dalam pengembangan serta pemanfaatan laboratorium untuk mendukung kegiatan akademik.
Dalam kegiatan tersebut, dua dosen Program Studi Tadris Biologi UIN STS Jambi, yaitu Dr. Devie Novallyan, S.Si., M.Pd. dan Riko Aprianto, S.Pd., M.Pd., dipercaya menjadi narasumber.
Dr. Devie Novallyan, S.Si., M.Pd. menjadi narasumber pada Materi I dengan topik “Strategi Penguatan Kerja Sama dan Kolaborasi Laboratorium – Pemetaan Potensi Kerja Sama Internal dan Eksternal.” Sementara itu, Riko Aprianto, S.Pd., M.Pd. menjadi narasumber pada Materi II dengan topik “Model Kolaborasi Berkelanjutan Laboratorium – Kolaborasi Antarprogram Studi, Perguruan Tinggi, Sekolah, Dunia Usaha/Industri, Lembaga Pemerintah, dan Mitra Lainnya.”
Penyampaian kedua materi tersebut menjadi bagian penting dalam kegiatan workshop yang bertujuan membuka wawasan dan memperkuat strategi pengembangan kerja sama laboratorium. Tidak hanya berorientasi pada kerja sama internal perguruan tinggi, kolaborasi laboratorium juga diarahkan untuk dapat melibatkan berbagai pihak eksternal, termasuk sekolah, perguruan tinggi, dunia usaha dan industri, lembaga pemerintah, serta mitra strategis lainnya.
Dalam pemaparannya, Dr. Devie Novallyan, S.Si., M.Pd. membahas pentingnya strategi dalam memperkuat kerja sama dan kolaborasi laboratorium. Pemetaan potensi kerja sama, baik secara internal maupun eksternal, menjadi salah satu langkah penting untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Riko Aprianto, S.Pd., M.Pd. membahas model kolaborasi berkelanjutan laboratorium yang dapat dikembangkan melalui jejaring yang lebih luas. Kolaborasi antarprogram studi, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha/industri, lembaga pemerintah, maupun berbagai mitra lainnya menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem laboratorium yang produktif dan memberikan manfaat bagi pengembangan pendidikan serta penelitian.
Kegiatan workshop juga dihadiri oleh unsur pimpinan dan pengelola laboratorium di lingkungan Universitas Jambi. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Universitas Jambi, laporan dari Kepala Laboratorium Jurusan PMIPA, serta kata sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Dekan FKIP Universitas Jambi, Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Keterlibatan dosen Tadris Biologi UIN STS Jambi dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi dosen dalam pengembangan keilmuan sekaligus penguatan jejaring akademik. Kehadiran sebagai narasumber pada forum yang melibatkan institusi pendidikan tinggi menunjukkan bahwa kompetensi dan pengalaman dosen dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan tata kelola serta kolaborasi laboratorium.
Kolaborasi laboratorium memiliki posisi strategis dalam mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas praktikum bagi mahasiswa, tetapi juga dapat menjadi ruang pengembangan penelitian, inovasi pembelajaran, pengembangan kompetensi, serta pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Bagi Program Studi Tadris Biologi UIN STS Jambi, kesempatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai institusi. Sinergi antara UIN STS Jambi dan Universitas Jambi diharapkan dapat terus dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan akademik yang memberikan manfaat bagi dosen dan mahasiswa.
Ke depan, kolaborasi yang telah dibangun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program bersama, seperti penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, kegiatan praktikum, pengembangan inovasi pembelajaran, pemanfaatan fasilitas laboratorium, peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen, serta pengabdian kepada masyarakat.
Keterlibatan Dr. Devie Novallyan, S.Si., M.Pd. dan Riko Aprianto, S.Pd., M.Pd. sebagai narasumber sekaligus menjadi kebanggaan bagi Program Studi Tadris Biologi UIN STS Jambi. Hal tersebut mencerminkan komitmen dosen untuk terus berkontribusi dalam kegiatan akademik, memperluas jejaring kelembagaan, serta menghadirkan gagasan dan keahlian yang dapat mendukung penguatan pendidikan dan pengembangan laboratorium.
Melalui kegiatan ini, Tadris Biologi UIN STS Jambi terus mendorong penguatan budaya akademik, kolaborasi lintas institusi, serta peningkatan kontribusi dosen dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi hari ini menjadi langkah untuk membangun ekosistem akademik yang lebih kuat, inovatif, dan berkelanjutan di masa mendatang.

















