Tadris Biologi
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Tadris Biologi
Fakultas Tarbiyah & Keguruan
UIN Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Sejarah Singkat

Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Biologi sebagai sebuah kajian keilmuan, dalam perjalanan awalnya menghadapi
banyak tantangan, diantaranya kesan sulit dan menakutkan bagi banyak orang,
bahkan terbangun asumsi bahwa materi biologi sulit dan rumit. Padahal sebagai salah
satu kajian ilmiah biologi dapat memperluas wawasan keilmuan dan memberikan
kemudahan kepada seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajari
biologi bisa memberikan wawasan tentang berbagai dunia kehidupan, lingkungan dan
kesehatan dengan baik yang penghujungnya dapat memberikan kemudahan dalam
beraktivitas sehari-hari.
Pentingnya biologi dalam membangun wawasan kehidupan sehat dan lingkungan
sehat, maka sangat dibutuhkan keberadaan lembaga pendidikan yang mampu
mentrasfer pengetahuan biologi kepada masyarakat yang sekaligus mampu mencetak
tenaga pendidik di bidang keilmuan biologi dalam berbagai level pendidikan. Tenaga
pendidik (guru) mata pelajaran biologi di sekolah yang dikelola oleh pemerintah
maupun di sekolah yang dikelola oleh masyarakat yang ada di Propinsi Jambi sampai
dengan tahun 1998 pada umumnya tidak berlatar belakang Pendidikan Biologi.
Kalaupun ada guru yang berlatar belakang Pendidikan Biologi, khususnya yang
mengajar di madrasah, mereka tidak berasal dari institusi pendidikan yang secara
khusus dipersiapkan untuk mengajar di lembaga pendidikan madrasah. Di samping itu
guru-guru mata pelajaran Biologi di madrasah pada umumnya hampir memasuki masa
purna tugas.

Menyikapi realitas tersebut, maka Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sulthan Thaha
Saifuddin (STS) Jambi sebagai salah satu perguruan tinggi negeri di Jambi yang
memiliki wewenang untuk menciptakan tenaga kependidikan yang berkompeten
berusaha untuk mengatasi hal tersebut. Pada tahun akademik 1983/1984 Fakultas
Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi
atas prakarsa pimpinan Fakultas antara lain Drs. Amir Faisol, M.Ed, Drs. Usman Abu
Bakar, Drs. Muntholib SM, Drs. Mukhtar Damsyah, membuka Program Sarjana Muda
Tadris (Fisika, IPA, IPS, dan Bahasa Inggris). Program ini tidak berjalan lama, dan
hanya melahirkan sarjana muda (BA) pada tahun akademik 1986/1987, 1987/1988.
Pada tahun akademik 1988/1989 program ini dimerger (digabung) kejurusan
pendidikan agama Islam (PAI). Mahasiswa yang belum menyelesaikan program
Sarjana Muda dikonversi ke Jurusan PAI. Sedangkan mahasiswa yang telah
menyelesaikan program sarjana muda melanjutkan ke Program S.1 jurusan PAI. Hal
ini atas kebijakan rektor IAIN STS Jambi, Dr.H.M.Chatib Quzwain.

Selanjutnya untuk menyikapi dan mengantisipasi kekurangan guru di Madrasah
Negeri dan Swasta di Propinsi Jambi, pada tahun akademik 1999/2000 Jurusan Tadris
kembali dibuka. Penyelenggaraan jurusan ini didasarkan pada hasil musyawarah
antara pimpinan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN STS Jambi (Prof. Dr.
Muntholib SM., MS sebagai Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Drs. Husni
El Hilali sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan) dengan
Kantor Wilayah Departeman Agama Propinsi Jambi (Drs. Mukhtar Shamad sebagai
Kakanwil, Drs. H. As’ad Syam sebagai Kabid Pergurais, dan Drs. Ahmad Madani
sebagai Kabid Pendais).
Tahun Akademik 1999/2000 diterima mahasiswa baru dan diurus izin
penyelenggaraan program studi pada Direktorat Jenderal Pembinaan Kelembagaan
Agama Islam Departemen Agama RI, maka terbitlah surat keputusan Direktur
Jenderal Kelembagaan Agama Islam Nomor: DJ.II/240/2002 tanggal 12 Juli 2002
tentang Penyelenggaraan Program Studi pada Institut Agama Islam Negeri Sulthan
Thaha Saifuddin Jambi untuk Jurusan Tadris dengan program studi biologi

Bantuan terkait lift:
0821-7697-5982

Humas UIN STS Jambi:
0811-7467-899