Yogyakarta, 3 Juni 2026 – Kegiatan Praktikum Penguatan Konten 2026 Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memasuki hari kedua pelaksanaan di Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setelah memperoleh penguatan konsep dan praktik pembelajaran STEM pada hari pertama, peserta melanjutkan kegiatan dengan pendalaman praktik STEM serta pengenalan berbagai teknologi pembelajaran digital. Kegiatan pagi diawali dengan sesi lanjutan Praktik Pembelajaran STEM yang dilaksanakan di Kelas Gauss. Pada sesi ini mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan rancangan pembelajaran berbasis STEM yang telah dipelajari sebelumnya. Melalui kegiatan praktik tersebut, mahasiswa dilatih untuk mengintegrasikan aspek sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dalam pembelajaran yang kontekstual dan berpusat pada peserta didik.
Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dipindahkan ke Laboratorium Komputer 1 dengan materi Pengantar Media Pembelajaran Digital. Mahasiswa diperkenalkan pada berbagai jenis media pembelajaran yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di era digital. Kegiatan dilanjutkan dengan materi Pengenalan Immersive Technology, yang memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi modern seperti virtual dan augmented reality dalam dunia pendidikan. Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah Pembuatan Augmented Reality (AR) Sederhana. Pada kegiatan ini mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam merancang media pembelajaran berbasis AR yang dapat digunakan untuk memvisualisasikan konsep-konsep biologi secara lebih interaktif dan menarik. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran yang abstrak. Pada sesi siang, mahasiswa mengikuti pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif. Melalui kegiatan ini, peserta dibimbing untuk mengembangkan media digital yang kreatif dan inovatif guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif.
Kegiatan hari kedua kemudian ditutup dengan materi Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Belajar, yang menekankan pentingnya kemampuan literasi digital dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang tersedia secara daring. Ketua Program Studi Tadris Biologi, Reza Ma’ruf, M.Pd., menyampaikan bahwa materi yang diberikan pada hari kedua sangat relevan dengan kebutuhan calon guru di abad ke-21. Menurutnya, penguasaan teknologi pembelajaran menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh calon pendidik agar mampu menciptakan pembelajaran yang inovatif, menarik, dan sesuai dengan perkembangan zaman.
Melalui rangkaian kegiatan pada hari kedua ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Diharapkan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan di BBGTK DIY dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi guru biologi profesional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.


